DINAS Kesehatan (Dinkes), kembali berhasil mendeteksi virus mematikan yang dialami masyarakat di Kabupaten Bolsel. Menurut Kepala Dinkes, dr Hj Normawaty Patuti MPH, saat ini ada salah satu masyarakat Bolsel yang sedang menderita penyakit HIV AIDS. “Sudah bermacam-macam obat-obatan yang diberikan, tetapi tidak juga sembuh. Alhasil, setelah melalui pemeriksaan, ternyata korban telah mendapat penyakit mematikan itu,” aku Normawaty, kemarin.
Dia menyatakan, penyakit HIV AIDS ini merupakan kumpulan semua penyakit. Sehingga, jika baru terindikasi sekarang, maka kemungkinan masa inkubasinya sudah sejak beberapa tahun lalu. Dijelaskannya, korban yang masih dirahasiakan identitasnya tersebut, mendapatkan penyakitnya itu dari luar daerah. “Penyakit ini memang sulit terdeteksi, karena indikasi penyakit lain yang akan turun terlebih dahulu. Tetapi, gejalanya yang paling menonjol biasanya panas demam disertai dengan berat badan yang turun drastis,” jelasnya.
Penyakit ini lanjut Normawaty, terjangkit kepada seseorang, ketika yang bersangkutan sering berhubungan badan dengan gonta-ganti pasangan. “Yah.. kalau tidak ingin mendapat penyakit seperti ini, lebih baik berhubungan dengan pasangan sendiri. Jangan menggonta-ganti pasangan. Karena penyakit ini belum ada obatnya,” ketus Patuti, sembari menambahkan, jika 2015 lalu, masyarakat Bolsel tak satupun yang terindikasi HIV AIDS. “Tahun lalu tidak ada. Kecuali 2014 silam, ada satu kasus juga dan tahun 2016 ini ada juga satu kasus baru HIV AIDS,” kuncinya. (ant)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar